Menu
/

www.MomsInstitute.com - You’re My Sirius
Embusan angin yang lembut melambaikan surai kecokelatan Silver. Gadis itu tengah menatapi pemandangan yang terhampar di depannya. Lahan kosong yang lebih tepatnya disebut ladang ilalang tampak hijau memesona. Kembang-kembang ilalang yang berwarna putih lembut beterbangan, laksana salju yang bertebaran di udara. Silver menangkap salah satu benih ilalang yang menubruk hidungnya dan memandanginya dengan saksama. Kecil dan rapuh, begitulah kesan yang Silver lihat pertama kali pada benih ilalang di tangannya. Namun, entah mengapa ia sangat menyukai bunga itu. Indah, pikirnya. 


Rekaman memori di kepala Silver bermunculan, kenangan masa-masa kuliahnya dulu menjadi hal pertama yang Silver ingat ketika melihat ladang ini. 
Silverrina Nathalie, gadis yang menyebut dirinya Silver namun orang-orang lebih senang memanggilnya Irene, adalah seorang remaja usia tujuh belas tahun yang baru memulai kuliah di jurusan hukum di salah satu universitas di kotanya itu tengah kebingungan. Ia pikir semuanya akan mudah, semudah apa yang ia bayangkan dulu sewaktu gadis itu masih berstatus sebagai siswi SMA. Namun, ketika ia dihadapkan pada kenyataan, ia merasa segalanya begitu rumit. Jika dulu ia sangat tak sabaran menjalani kehidupan sebagai seorang mahasiswi, maka hari ini ia malah ingin kembali menjadi siswi SMA. 

Silver teramat pusing dengan tugas-tugas perkuliahannya. Bagaimana tidak? Minggu pertama ia kuliah—kuliah perdana—ia sudah disuguhi tugas membuat makalah, bukan hanya satu, tapi setiap dosen yang baru memasuki kelasnya selalu memberikan tugas. Walau katanya tugas kolektif, tapi tetap saja pada akhirnya Silver-lah yang mengerjakannya, seorang diri. Teman-teman sekelompoknya benar-benar tidak dapat diandalkan. Mereka cuma nebeng nama, bahkan menanyakan bagaimana perkembangan tugas mereka pun tidak. Maka Silver merasa dianda badai kemurkaan. Ingin sekali gadis itu meneriakkan kekesalannya di depan wajah teman-teman sekelasnya itu, melontarkan uneg-uneg yang mengganjal dalam benaknya, melampiaskan segenap amarahnya.Namun apa mau dikata, gadis itu hanya bisa diam seribu bahasa. Mulutnya terkunci rapat oleh gembok transparan berkedok jaga imej. 



Judul Buku: Diorama Rasa
Penulis: Si Kumbang Kecil


Ini tentang rasa. Sebuah emosi yang mampu menaburkan bunga-bunga bahagia maupun menorehkan luka pada hati setiap manusia. Tahtanya seolah menguasai jiwa juga raga. Tidak sedikit insan yang tunduk olehnya, menuruti setiap titahnya. Namun, ada juga sebagian insan yang mampu mengambil alih kendala rasa itu. Semua bergantung pada diri insan itu sendiri. Bagaimana ia menyikapi rasa itu, bagaimana ia menghadapinya.

Suka, luka, derita, hampa. Cinta, rindu, harap, temu. Semua itu menyatu dan berpadu dalam diorama rasa. Bagaikan miniatur tiga dimensi yang menggambarkan sebuah lanskap, dalam Diorama Rasa merupakan wujud antara perpaduan berbagai emosi dan menjalinnya dalam beragam kisah yang menggugah.
Keunggulan Buku:
Di dalam buku ini memuat 5 cerpen dengan judul You’re My Sirius, Just Say It!, 7 Days with You, Memori 1997, dan Kata-kata Angkasa. Setiap cerpen memiliki kesannya tersendiri. Antologi cerpen ini merupakan cerpen dengan genre teenfiction yang mana genre ini banyak diminati oleh para remaja. Alurnya tentang bait-bait rasa yang tersirat maupun tersurat. Bacaan yang tepat untuk mengisi waktu luangmu dan semoga dapat menghibur.


Bagi yang ingin memesan buku bisa langsung pesan ke nomor 0812-1400-7545 atau langsung klik di PenerbitMJB

Salam Inspirasi




Powered by Blogger.