Menu
/

www.momsinstitute.com - Mengenal  jenis-jenis buku anak. Buku anak itu sangat banyak sekali dan variatif. Bisa dikategorikan berdasarkan usia serta tujuan buku itu dibuat. Ada yang untuk menambah edukasi anak, atau menstimulasi kreativitas anak. Buku anak selalu berkembang dari masa ke masa, namun selalu punya tempat di hati anak-anak yang sejak dini orangtua mereka telah mengenalkan buku sebagai sumber ilmu dan wawasan.
Ada juga pembagian lain tentang buku anak terbagi menjadi 3 :


1. Picture Book


Picture book adalah buku cerita yang teksnya masih sedikit. Setiap halamannya hanya berisikan 1-2 kalimat. Dalam buku ini, biasanya ada hubungan langsung antara teks dengan gambar. Orang tua bisa terus menggunakan buku jenis ini dari mulai anak yang belum bisa membaca hingga anak bisa membaca sendiri.



2. Longer Picture Book


Longer picture book adalah buku cerita yang teksnya sudah lebih banyak per halaman. Ceritanya pun lebih panjang dan terdiri dari 2-5 kalimat. Buku jenis ini bisa mulai diperkenalkan kepada anak yang sudah mandiri untuk membaca sendiri. Selain itu, longer picture book juga bisa melatih si kecil untuk memahami maksud cerita dari berbagai kalimat singkat yang tertera pada bagian dalam buku.



3. Illustrated Book 


Illustrated book adalah buku cerita yang teksnya sudah banyak, ceritanya mulai panjang dan agak kompleks tetapi masih terdapat ilustrasi di halaman-halaman bukunya. Buku jenis ini cocok untuk anak yang berusia di atas 6 tahun, terutama ketika si kecil mulai belajar membaca namun masih bosan untuk membaca dalam durasi waktu yang cukup panjang.


Menulis buku anak susah atau mudah?


Setiap menulis pasti punya tantangan tersendiri. Pun halnya dengan menuliskan buku anak. Jangan anggap sepela, "Ah cuma nulis untuk anak-anak mah, mudah. Tinggal asal-asal saja bikin cerita." Nah, ini saja sudah dianggap hal yang mudah padahal ada seninya juga menulis untuk anak-anak. Tidak sembarang ambil tema cerita karena harus disesuaikan dengan usianya, pemilan kata atau diksi pun harus dimengerti anak-anak kalau ada yang memang sulit maka bikin keterangan bimbingan orangtua. Agar pesan cerita sampai oleh pembaca anak-anak.


Tip menulis buku anak yaitu :


1. Gunakan kalimat pendek

Baik genre tulisan anak berupa fiksi maupun non fiksi, gunakanlah kalimat yang pendek. Agar konsentrasi mereka sempurna dan mereka nggak bingung serta memahami jalan cerita. 5-8 kata per satu kalimat.


2. Gunakan pilihan diksi yang mudah dimengerti

Catatan banget nih. Kita orang dewasa ini terlalu banyak memakai kata-kata yang njlimet dan membingungkan, ini yang bikin anak-anak pusing. Gunakan bahasa dan kata yang mudah dimengerti. Caranya? Banyak gaul sama anak kecil kali ya. Mencoba menyelami cara berpikir mereka yang lugu dan sederhana itu.

 3. Selipkan Pesan Moral

Cerita anak yang baik harus menyelipkan ajaran tentang kebaikan dan ada unsur mendidik di dalamnya. Setidaknya ada ilmu baru atau pesan moral yang bisa diambil sang anak seusai membaca cerita supaya terbentuk karakter positif di diri si anak. Sesederhana apapun, pesan moral harus selalu terselip.


4. Jika menulis buku pelajaran, sumber buku harus jelas

Ternyata nggak hanya buku untuk dewasa ya, ketika menulis buku anak pun referensi yang kita pakai harus jelas. Apalagi untuk genre non fiksi, jangan sampai kita memberikan ilmu atau pengetahuan yang nggak jelas sumbernya.


5. Mencintai dunia anak

Ini mah pasti. Gimana mungkin mau bikin cerita anak tapi nggak ngerti dunia anak atau bahkan nggak tahan sama anak-anak?


Selain itu buatlah alur cerita yang menarik. Karena daya imajinasi anak sangat tinggi. Cerita yang monoton pun akan membuat anak mudah jenuh.


Salam Inspirasi

Powered by Blogger.