Menu
/

www.MomsInstitute.com - Adik-adik, kalian pasti memiliki kisah hidup yang berbeda antara satu dengan yang lain.  Senang dan sedih silih berganti. Ibarat roda yang berputar kadang di bawah, kadang di atas. Hidup tak selalu menyenangkan dan tidak pula menyedihkan selamanya.

Kisah hidup teman-teman kita di buku ini  merupakan nasihat agar kita senantiasa bersyukur.  Berterimakasih kepada Sang Pencipta atas segala karuniaNya kepada kita semua. Kita juga harus bersemangat mengisi hari-hari kita dengan hal yang bermanfaat agar tidak ada kata menyesal di akhir nanti. Jadikan kisah kehidupan menjadi pelajaran berharga.

Dengan Membaca, Aku Mengerti

Carissa sedang membaca novel miliknya. Ia baru saja dibelikan Paman yang tinggal di kota. Dari dulu Carissa senang membaca buku, buku apa saja termasuk novel. Ia tertarik dengan novel yang bercerita tentang detektif. Ia juga senang dengan cerita petualangan. Dengan membaca buku, seolah-olah Carissa mengalami sendiri kejadian itu. Tidak hanya paman, ayah, ibu dan kakak Carissa juga senang membelikan buku atau majalah. Akhirnya majalah dan buku Carissa banyak sekali jumlahnya. Banyaknya hingga ribuan judul. Semua majalah dan buku berjajar rapi di rak yang dibelikan ayah dua tahun yang lalu.



Suatu hari, Carissa disuruh ibunya membeli tepung bumbu ala kentucky di warung sayuran segar yang tak jauh dari rumahnya. Mama Caris kemarin lupa membelinya di supermarket. Carissa naik sepeda menuju warung yang ditunjukkan mama. Kalau jalan kaki sebenarnya bisa saja, tetapi Carissa ingin cepat sampai. Lagipula hari sedang panas. Carissa jarang sekali berkeliling ke luar kompleks. Sepulang sekolah, ia langsung tidur siang, sorenya membaca buku atau majalah, malamnya menyiapkan pelajaran esok hari. Begitu seterusnya, paling kalau hari libur, kadang-kadang Carissa ikut mama belanja di warung sayuran.



Tentang Buku Ketika Hujan Turun : 


Tiba-tiba wajahnya terkena air yang menetes lembut. Ia tahu betul bahwa gerimis mulai datang. Tetesannya membasahi jalanan beraspal yang berselimut debu tipis. Shofi segera mencari tempat berteduh. Ia tidak membawa payung atau jas hujan. Ibunya selalu mengingatkan Shofi untuk membawanya tapi Shofi enggan. Menurutnya ia lebih senang berhujan-hujanan daripada tasnya menjadi lebih berat.

Beberapa pengendara sepeda motor berhenti untuk mengenakan  jas hujan. Pejalan kaki pun buru-buru mengeluarkan payung dari tas mereka. Shofi buru-buru mencari tempat berteduh yang letaknya paling dekat. Sepatunya terkena cipratan titik-titik pasir yang basah. Rambutnya seperti terkena embun.
“Sini Nak, Berteduh di sini!” Ajak seorang ibu pemilik warung. Ia menjual es kelapa muda. Sepertinya es dagangannya belum banyak yang terjual.
“Ya Bu.” Kata Shofi sambil berlari menunduk menghindari tetesan hujan yang mulai menderas.

“Duduk saja di bangku panjang itu.” Kata ibu itu menyilakan duduk. Ia berdiri di belakang meja yang berisi toples-toples berisi larutan gula dan serutan kelapa muda. Ia memandangi jalanan yang mulai basah terkena air hujan.
Pengalaman apa yang didapatkan Shofi ketika turun hujan?   Ikuti kisahnya.  Banyak hal yang dapat dipetik dari kisah ini. Mensyukuri nikmat hujan dari Allah SWT.

Baca juga kisah Sang Juara, Dua Jam di Bis Antarkota, Pejuang Sejati, dan masih banyak lainnya.  Kisah inspiratif untuk anak-anak yang mampu  menyentuh hati.


Judul: Ketika hujan turun
Penerbit: Mandiri Jaya
Pengarang: Tri Handayani 
Tahun: 2019
ISBN: 978-623-7500-05-6



Bagi yang ingin memesan buku bisa langsung pesan ke nomor 0812-1400-7545 atau langsung klik di PenerbitMJB

Salam Inspirasi




4 comments:

  1. Alhamdulillahi rabbil 'aalamiin, puji syukur kpd Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT,Mbak Ayuku telah berkarya,sebuah wujud Keperdulian bagi generasi muda "Selamat dan Sukses"

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillahi rabbil 'aalamiin, puji syukur kpd Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT,Mbak Ayuku telah berkarya,sebuah wujud Keperdulian bagi generasi muda "Selamat dan Sukses"

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillahi rabbil 'aalamiin, puji syukur kpd Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT,Mbak Ayuku telah berkarya,sebuah wujud Keperdulian bagi generasi muda "Selamat dan Sukses"

    ReplyDelete

Powered by Blogger.