-->
Menu
/

Rasanya, tidak ada yang tidak menyukai kuliner asal Padang yang satu ini. Ya, rendang memang tidak pernah kehilangan pesonanya. Bahkan, semakin tersohor ketika dinobatkan sebagai salah satu makanan terlezat sedunia. Nah, popularitas kuliner ini pun semakin menggelora hingga ada varian baru di pasaran, yakni rendang frozen.


Meskipun pada dasarnya, rendang adalah kuliner yang tahan lama, tetapi, rendang frozen bisa jadi pilihan saat Anda malas untuk memasaknya sendiri. 


Pada dasarnya, ada dua jenis rendang, yakni rendang kering dan basah. Rendang kering lebih tahan lama dikarenakan kandungan santan yang ada di dalamnya cenderung sedikit. Namun begitu, cita rasanya tidak kalah lezat.


Rendang frozen sendiri merupakan rendang yang sudah dibekukan. Sehingga, saat akan menyantapnya memerlukan perlakuan khusus. Bagaimana caranya? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!


Cara Memasak, Menyimpan, dan Memanaskan Rendang Frozen


Ada beberapa varian rendang yang kerap diolah. Mulai dari rendang telur, rendang daging, rendang paru, hingga yang paling ekstrem adalah rendang belut. Nah, semuanya bisa tahan lama jika dimasak, disimpan, dan dipanaskan dengan cara yang benar.


Berikut beberapa tipsnya!


1. Agar cita rasa rendang menjadi lebih maksimal, maka Anda disarankan untuk menggunakan bahan segar yang digiling secara manual, bukan memakai blender. Jika sudah dihaluskan, maka Anda bisa menuangkan santan, dan merebusnya dengan bumbu halus. Apabila sudah kental dan mengeluarkan minyak, maka daging bisa mulai dimasukkan ke dalam wajan.


2. Pastikan Anda memasukkan santan dengan jumlah yang tepat. Jadi, perbandingan yang tepat antara daging dan santan adalah 1:3. Apabila Anda memasak 1 kg daging, maka santan yang digunakan berasal dari 3 buah kelapa.


3. Gunakan apik yang kecil selama 5 atau 6 ham supaya hasilnya daging jadi empuk. Jika ingin memasak rendang basah, cukup 4 jam saja.


4. Jangan terlalu sering mengaduk rendang saat dimasak supaya hasilnya tidak hancur. Cukup aduk sesekali supaya tidak gosong tetapi potongan dagingnya tetap dalam keadaan baik.


5. Saat akan menyimpan rendang, pertama, Anda harus membagi terlebih dahulu mana bagian yang akan disimpan lama dan yang akan segera disantap. Jika sudah, masukkan dalam wadah yang tertutup.


6. Rendang yang akan disimpan dalam waktu yang lama, bisa disimpan dalam freezer. Sedangkan yang akan segera disantap bisa diletakkan kulkas.


7. Rendang frozen dalam freezer bisa membuatnya jadi tahan hingga berminggu lamanya. 


8. Sebaiknya, jangan masukkan rendang ketika suhunya masih panas karena bisa membuatnya jadi cepat basi.


9. Saat akan dipanaskan, Anda keluarkan rendang dari freezer dan biarkan sebentar sampai suhunya berubah jadi suhu ruang. Jika sudah, baru bisa dipanaskan dengan menumisnya. Anda juga bisa menambahkan sedikit air supaya tekstur jadi empuk lagi.


Sekarang, Anda sudah mengetahui cara memasak, menyimpan, dan memanaskan rendang frozen dengan baik. Jika sudah begitu, sekarang, Anda bisa membuatnya atau membeli rendang online di Ladara, platform UMKM terbaik di Indonesia.


Powered by Blogger.