Menu
/


www.momsinstitute.com - Halo Moms and Dads yang punya usaha baik offline berjualan langsung atau dengan menggunakan market online. Sebelumnya, Mom and Dad perlu tahu 10 Keinginan Pelanggan Yang Wajib Kita Ketahui. Inilah yang menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam berbisnis. 


Pernah dengar No Service, No Selling? Yes, begitupun dengan bisnis kita. Apapun tanpa service mau harga murah, barang oke, tapi pelayanan ngga banget apalagi mengecewaan bakalan ditinggal pelanggan. Ditanya pelanggan no respons, jangankan mau ngeluh, mau bicara baik saja tidak ada tanggapan. Sebel sekali bukan seakan kita jualan nggak butuh pelanggan. Apalagi mau nanya harga, nanya size dan warna sudah bakalan lari duluan si pelanggan itu. Sekalipun terpaksa beli pasti mereka testimoninya “KAPOK”.

“Duh muka penjualnya judes banget, kayak bon cabe level 99”
“Gile, baru nanya aje sudah diserobot beli apa nggak, ngeriiii!

Untuk menaklukkan hati pelanggan maka taklukkanlah hati kita sendiri. Bismillah dengan memulai langkah yang baik dan insyaAllah hasilnya baik. Ikhtiar menjemput rezeki halal. 

Berikut 10 keinginan pelanggan yang perlu pebisnis ketahui :


1. Service its No.1 “Senyuman”


Terkadang ada tipe pelanggan yang tidak mau A, I, U, B, C, atau Z. Cukup diberikan senyuman dan waktu untuk berkeliling toko kita atau melihat-lihat produk kita. Senyuman ini akan menandakan Anda adalah pribadi yang ramah. Pernah lihat pembeli yang lari karena baru Anda sapa dan menanyakan keperluannya apa, karena ada tipe pembeli yang mandiri. Pilih, bayar , selesai. Untuk tipe ini beri respon cepat dan cukup tinggalkan kartu nama atau brosur di plastik belanjaannya. Biarkan ia kembali lagi karena senang belanja di tempat Anda, produk oke, nggak banyak waktu terbuang hanya tawaran-tawaran Anda. Ada pula pembeli baru yang datang, Anda memberikan senyum ramah Anda, tanpa a, I, u, e, o kemudian ia akan mendekati Anda bukan hanya bertanya-tanya produk Anda, tetapi bisa juga ia curhat. Dengarkanlah hingga ia merasa nyaman dengan Anda. Nah, berawal dari senyuman ramah kini pelanggan pun bertambah.



2. Pilih Good Service atau Fast Service


Kalau kita jadi pelanggan sendiri lebih menyukai mana good service atau fast service. Good service artinya kita totalitas melayani pelanggan, dari mulai chating, tranparansi transfer, pengiriman, dan feedback pasca pembelian hal ini kalau kita berjualan online. Kalau offline totalitas melayani pelanggan hingga ia berbelanja sesuai kebutuhannya dan terpuaskan dengan produk yang ada di toko Anda, sikap serta komunikasi dengan Anda ketika menentukan sebuah pilihan barang. No complain dari pelanggan karena semua jalur transaksi sesuai dengan keinginan pelanggan. Fast respon, pelanggan senang tetapi kalau ujungnya ada complain salah kirim barang atau terburu-buru melayani pelanggan di toko, yang tadinya mau beli baju A, B, C, jadi ada yang terlupa. Terkadang pelanggan ketika belanja ada palnning tersendiri, kemudian ada tambahan dilapangan, finally nya adalah kepuasan yang ingin dapatkan selesai berbelanja. 

3. Menyapa Pelanggan 


Setelah senyum manis yang Anda berikan maka selanjutnya yaitu menyapa pelanggan, kalimat “Selamat pagi, ada yang bisa kami bantu?” menjadi pembuka manis bagi mereka yang memiliki niat menghabiskan sebagian uang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Toko Anda dipilih mereka selain untuk moment pertama, momen kedua (bagi yang sudah belanja dan terpuaskan), momen referensi dari orang-orang yang merekomendasikan toko Anda kepada kolega lainnya. Sapaan ini akan membuat Anda dekat dengan pelanggan. Apalagi jika Anda mengingat namanya dan pelanggan pun akan mengingat Anda. Buktikan!

4. Memberikan kejutan


Pelanggan sangat suka kejutan. Misal ketika sedang menghitung barang belanjaan harga baju sekian, sekian, sekian. Total belanjaan 590ribu kemudian Anda berikan potongan 90 ribu untuk harga jadi pelanggan. Kemudian pelanggan akan berterima kasih. Ia pun akan mengingat kejutan yang tidak disangka ini. Tidak ada diskon di produk Anda tetapi ada kejutan di sini mereka pasti akan mengingat Anda dan percaya di belanjaan berikutnya akan kembali kepada Anda.  
Atau bisa juga ketika total belanjaan 590ribu tadi, Anda memberikan hadiah kerudung, kaos kaki atau pin cantik. Sebutkan bahwa ini adalah kejutan dari Anda untuk para pelanggan yang mempercayakan berbelanja di toko Anda. Selamat mencoba.


5. Kenalkan  program loyalitas dari awal 


Ketika pelanggan berbelanja di tempat Anda, jangan hanya sekedar mengucapkan terima kasih kemudian semua kegiatan selesai. Ajaklah pelanggan Anda untuk menjadi member program loyalitas dengan memberikan keuntungan dan tambahan faslitas yang akan didapatkannya. Bukan hanya sekedar janji tetapi mendahulukan para pelanggan yang sudah terkabung dalam program loyalitas yang Anda buat. Bisa di group FB, whatsapp, telegram atau simplenya membuat kartu anggota. 



6. Diskon Besar atau Kecil 


Apa sih yang membuat pelanggan rela melirik kembali ke produk Anda. Besar kecilnya diskon ternyata menjadi magnet bagi sebagian pelanggan. Diskon bisa jadi pemanis sekaligus pertimbangan membeli produk Anda.


7. Kebutuhan Pelanggan Tersedia 


Menjual produk itu bukan hanya sesuai selera kita namun juga selera atau kebutuhan yang diinginkan pelanggan. Seperti baju menyusui yang simple tetapi modelnya tidak seperti daster. Buat trend yang membuat ibu menyusui melirik produk Anda karena memang punya keunggulan dari baju ibu menyusui lainnya. Desainnya menawan namun sederhana dan harga pun bersahabat. 

8. Kualitas terjaga


Pernah nggak kita beli baju online, di foto kece alias tcakep abis. Pas sampai di tangan kita tahunya bahannya tipis. Nyesekkan kalau mau dipakai malah nggak bikin pede. Pelanggan pun sama, mereka juga punya perasaan ingin produk yang bagus dan nyaman dipakai atau aman tetapi harganya bersahabat. Kualitas produk menjadikan pilihan utama pelanggan akan kembali lagi dan lagi kepada kita. 




9. Percaya dengan Toko Anda


Beli produk online barang nggak sampai padahal sudah transfer. Beli produk di toko offline produknya stock lama semua. Inilah yang kurang diminati pelanggan. Esok harinya kapok ke toko Anda lagi. Parahnya mereka pun memberikan testimony apa adanya kepada kolega dan sahabat mereka. Bagiamana cara kita mendapatkan kepercayaan pelanggan? Jika kita online semua harus real dan transfaransi jelas, no tipu-tipu. Karena jualan online itu kepercayaan nomor 1. Pun sama dengan offline, display harus update, tidak menumpuk stock lama, beri diskon serta alur toko jelas. Pelayananpun tak diragukan. Sehingga mereka betah kembali ke toko Anda, mau besar atau kecil bagi mereka adalah kepercayaan mereka pada produk Anda.

10. Save memory terbaik untuk pelanggan 


Pernah nggak kita mengalami ingin kembali ke toko A karena harganya murah dan pelayanannya oke. Toko B harganya lebih murah lagi tapi pelayanan kurang. Pasti kita pilih toko A. Pun dengan toko online, awalnya mereka belanja di sini karena memang ada yang mereka butuhkan. Pelayanan Anda menjadi penilaian mereka.  Kesan mereka dalam melakukan transaksi pada Anda itu jauh lebih mahal dari apa yang mereka beli. 

Kesan baik inilah yang harus kita tanamkan pada pelanggan. Sehingga mereka mau kembali berbelanja semua produk kita. Pelanggan bisa jadi auditor kita. 



Sumber gambar by pixabay.



Salam Inspirasi
4 comments

Keinginan pelanggan memang bermacam-macam,tapi bisa dipelajari juga

Reply

tipe pelanggan memang harus diingat ada yang baik, kalem dan cerewat tapi itulah seninya berdagang.

Reply

Benar dengan belajar tahu apa yang diinginkan pelanggan bisa salahsatunya cara menjadikan konsumen semakin loyal.

Reply

Seni berdagang setuju apapun seninya lakukan dengan baik dan service is number 1.

Reply

Powered by Blogger.