Review Jangan Jadi Muslimah Dekil


www.momsInstitute.com - Menjadi seorang muslimah yang cantik luar dan dalam baik secara jiwanya maupun penampilan fisiknya akan menebar aura positif di sekitarnya. Terkadang banyak wanita yang fokus mengupgrade ilmu pengetahuan saja, soal penampilan mereka ragu dan khawatir akan jatuh tabarruj. Sehingga mereka terbiasa memakai baju seadanya, merawat wajah seadanya. Padahal wanita itu memang fitrahnya adalah cantik, merawat kecantikan diri baik batiniah dan lahiriah itu penting. 

"Jangan Jadi Muslimah Dekil" karya Rina Maruti ini wajib jadi buku bacaan para muslimah baik masih single, seorang istri bahkan sudah menjadi ibu. Karena buku ini membahas tip perawatan tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Banyak pembahasan menarik setiap babnya, mulai dari Allah itu indah dan mencintai keindahan, Tabarruj, Muslimah juga perlu dandan, Dekil is not good looking, Padu padan busana, Perawatan jilbab, Jangan mau terlihat dekil, Perawatan wajah, Mengenal Jenis kulit, Perawatan wajah hingga badan, Perawatan pranikah, Perawatan pasca melahirkan, Perawatan wajah dan tubuh kekinian, Hidup sehat dan seimbang hingga Inner beauty is Primary.

Menurut penulisnya yaitu Rina Maruti, dalam buku ini sebetulnya bukan membahas bagaimana supaya menjadi cantik atau berdandan supaya terlihat cantik. Namun buku ini hanya ingin mengajak kepada para muslimah supaya pandai merawat diri. Jika  rajin merawat diri maka badan  akan sehat, pikiran jernih, hati juga terasa tenang dan nyaman. (halaman 3).

Selain memaparkan betapa pentingnya muslimah merawat diri, penulis juga melakukan penelitian dengan menyebar angket khusus untuk kaum adam. Rate usia mulai dari mahasiswa hingga usia 60 tahun.

Hasil prosentase untuk pertanyaan “Suami nggak suka saya dandan” dibantah dengan jawaban hasil 79% responden (semuanya pria) tidak melarang istrinya untuk dandan, hanya 7% yang melarang dan 14% tergantung sikon. Warning, para pria tak terkecuali juga suami, suka dengan wanita cantik, wangi, rapi, dan terawat, dan jawabannya adalah 70% menjawab “ya”, 20% menerima apa adanya penampilan istri, 10% jawaban lainnya (tidak punya alasan). Lalu pertanyaan berikutnya “Pria itu suka dengan penampilan wanita berjilbab yang seperti apa sih?”, jawaban 50% menyukai wanita berjilbab yang modis tapi tetap syar’i, 29% menyukai wanita dengan jilbab yang lebar walaupun tidak matching antara baju dan jilbab, 16% jawaban lainnya, 5% yang menyukai wanita dengan jilbab gaul. Sehingga kesimpulan dari hasil angket tersebut adalah para suami menginginkan istrinya rapi, wangi dan terawat. Penampilan rapi dan wangi tidak harus dengan pakaian dan perawatan badan yang mahal.  Semua bisa disesuaikan dengan budget kita terutama budget yang diberikan suami. (halaman 8-9).

Buku ini juga membahas mengenai busana yang dibagi dalam beberapa jenis berdasarkan beberapa hal berikut : jenis kelamin (pria dan wanita), waktu (pagi, siang, malam), usia (anak-anak, remaja, dewasa), kesempatan (pesta, kerja, santai, rumah). (halaman : 30).
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kam telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (Q.S. Al-A’raf : 26-27).  (halaman 40).

Selain pembahasan di atas, ada juga tip padu padan busana yang baik dan mengenal jenis bahan jilbab. Serta ada pembahasan perawatan rambut dan cara membat masker untuk rambut. Untuk perawatan wajah dibagi sesuai jenisnya : kulit normal, kulit kering, kulit berminyak, kulit kombinasi, kulit sensitif. Selain itu juga dibahas mengenai manfaat membuat masker yang sesuai jenis kulit dan cara membuatnya.

Perawatan untuk kulit wajah lengkap sekali dibahas, mulai dari tip perawatan, membuat masket untuk kulit yang bermasalah, menjabarkan khasiat/manfaat dari bahan masker yang dipilih. Seperti pada halaman 89, beberapa cara membuat masker untuk masalah wajah :

1. Masker tomat untuk kulit berjerawat: hancurkan tomat dalam gelas atau mangkuk hingga lembut, oleskan pada wajah yang berjerawat. Biarkan selama kurang lebih setengah jam, bilas dengan air bersih. Lakukan secara teratur semingu sekali.

2. Masker tomat untuk merapatkan pori-pori : buatlah tomat menjadi jus, lalu ambil satu sendok makan tambahkan air jeruk nipis atau lemon. Gunakan kapas atau cotton buds kemudian celupkan ke jus tadi. Oleskan pada bagian yang berpori besar, lalu pijatllah wajah Anda secara melingkar, biarkan selama kurang lebih 15 menit lalu bilas dengan air dingin.

3. Masker tomat untuk kulit berkomedo dan kusam :  gunakan tomat yang dicampur avocad. Buah-buahan ini banyak mengandung vitamin A, C, dan E. Cara buatnya, hancurkan tomat dan avocad sampai halus, pastikan keduanya tercampur rata. Setelah halus, oleskan pada wajah secara merata, diamkan selama setengah jam. Setelah kering bilas dengan air dingin. Sangat cocok untuk kulit berminyak dan kering.

Pada pembahasan akhir, perawatan jasmaniah yang kita lakukan secara total dan rutin tak akan ada artinya jika perawatan rohaniah tidak dilakukan. Kesehatan jasmani dan rohani sudah satu paket jika kita ingin memperoleh keseimbangan hidup, bahagia dunia akhirat. Sukses dalam membangun relasi sehingga kita memperoleh manfaat dalam kehidupan dan memberi manfaat pada orang banyak. (halaman 125).

Buku yang wajib dibaca oleh semua muslimah untuk mempercantik rohaniah dan jasmaniah. Semoga semakin banyak muslimah yang baik akhlak dan kepribadian semakin indah dipandang dan menyejukkan hati.



Judul                : Jangan Jadi Muslimah Dekil
Penulis                         : Rina Maruti
Penerbit                       : Quanta
Tahun terbit                 : 2017
Jumlah Halaman          : 136 Halaman
ISBN                           : 978-6020-412979


Salam Inspirasi 

29 komentar:

  1. muslimah wai=jib nih punya buku ini.

    BalasHapus
  2. Wah, 'muslimah dekil' kok saya bgt yak XD wkwkwk...
    Apalagi kalau disandingin sama suami yg bersih dan putih, tambah dekil deh. Padahal udah mau 2 tahun gak jadi anak gunung. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehehehe, atuh make over lah teh,pakai bengkuang sekarung di bikin asinan bengkuang #eh. eta mah ngarujak namanya, kangen asinan. Kumpul yuk teh Lina :)

      Hapus
  3. Suamiku masuk yang 14% "tergantung sikon" hahahaha. Tapi lebih sering mengingat kan untuk gak menor2 klo dandan 🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. alow bundaro Gazaroo mah seleb lah, aa nya pasti oke-oke wae. :)

      Hapus
  4. Respondennya khusus yang punya pasangan nih. Lah kalau belum piye? :)) wkwk

    BalasHapus
  5. Respondennya khusus yang punya pasangan nih. Lah kalau belum piye? :)) wkwk

    BalasHapus
  6. Udah mulai dandan juga di rumah buat suami haha. Padahal mah biasanya juga gak pernah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi iya teteh, demi ci aa cayang ya. :)

      Hapus
  7. Bener bnget biar pakai hijab tapi tetep harus bersih dan wangi apalg don suami

    BalasHapus
  8. Kalau udah berumah tangga ada motivasi dandan buat nyenengin suami ya 😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentunya, salah satunya juga biar terawat saja jadi terus glowing :)

      Hapus
  9. Rina Maruti ini kyknya pernah ikut pelatihan Dilo bareng kita dulu ya mbak? kalau gak salah

    BalasHapus
  10. kalau aku masih berusaha gak dekil kalo di rumah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyap, di rumah yang penting bersinar. Kan Ratu di rumah sendiri :)

      Hapus
  11. Kayaknya aku butuh nih buku ini, secara selama ini gk terlalu memperhatikan soal perawatan tubuh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyiik, maskeran bareng yuk Mom, biar tambah glowing. Di buku ini juga sudah ada cara-cara bikin masker sendiri. :)

      Hapus
  12. masuk list belanjaan nih buku...

    dan aku sih, soal dandan mah sering... suami emang suka sih liat aku dandan... hehe

    BalasHapus
  13. wiiiii ada bahan buat masker nya.. penting nih... maksih rekomendasiny Bun...

    BalasHapus
  14. Cocok banget ini info, emak lagi pengen dandan hahaha..

    BalasHapus
  15. Aku pernah nyoba maskeran pakai tomat, tapi gak cocok.. gatel-gatel. Alergi apa ya? Huhu. Padahal lumayan murah meriah, :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah belum tahu jawabannya, Mom. Semoga masker dari buah alpukat, bengkoang bisa jadi alternatif.

      Hapus